About Me
Seorang anak manja yang bercita-cita menjadi TNI karena terpesona melihat kegagahan sosok kakek dari Ibunda tercinta. Dengan semangat belajar yang membara sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama karena melihat prestasi ayahanda tercinta, yang tak pernah lepas juara pertama dari sekolah dasar hingga sarjana.
Dengan motivasi tinggi saya berhasil mendapat ranking pertama dari kelas 3 SD hingga kelas 3 SMP, dan Alhamdullillah mendapat juara umum 1 saat SMP. Saat SD mengikuti seleksi, setelah itu terpilih menjadi perwakilan untuk mengikuti O2SN Catur. Pertama kali berorganisasi di SMP, kehidupanku berubah ketika masuk Pramuka. Terpilih menjadi Pramuka Utama (Pratama) Putra atau biasa kita kenal sebagai presiden organisasi. Dengan amanat yang ada, saya menjadikan Pramuka di angkatan saya menjadi angkatan terbaik yang pernah ada. Selalu berlomba di setiap event yang ada di tingkat penggalang, lalu tak pernah pulang dengan tangan kosong bahkan menjadi juara umum di beberapa lomba.
Beranjak remaja, terlena dengan pergaulan yang ada. Masa kegagalanku terjadi di SMA. Sebagai seorang yang perfeksionis, saya mendapat ranking 2 terakhir. Semua ini karena saya terlalu menyalahkan keadaan. Bagaimana tidak? Ketika tahun pertama, aku belajar dengan kesungguhan yang ada dan kalah dengan orang pintar yang menghalalkan segala cara. Contohnya adalah menggunakan gawai ketika sedang ujian. Tapi aku tersadar, hidup ini masih panjang. Kenapa harus menyalahkan keadaan? Kenapa tidak kita yang merubah keadaan? Kalau bukan dimulai dari saya, siapa lagi? Kalau bukan saat ini, kapan lagi?
Ya, anak yang dulu manja sudah beranjak dewasa. Sudah tidak terpaku dengan cita-cita yang ada. Yang saya inginkan sekarang adalah menjadi orang yang berguna bagi semua, menggenggam dunia, dan menjadikan akhirat sebagai tujuan utama.
Dengan motivasi tinggi saya berhasil mendapat ranking pertama dari kelas 3 SD hingga kelas 3 SMP, dan Alhamdullillah mendapat juara umum 1 saat SMP. Saat SD mengikuti seleksi, setelah itu terpilih menjadi perwakilan untuk mengikuti O2SN Catur. Pertama kali berorganisasi di SMP, kehidupanku berubah ketika masuk Pramuka. Terpilih menjadi Pramuka Utama (Pratama) Putra atau biasa kita kenal sebagai presiden organisasi. Dengan amanat yang ada, saya menjadikan Pramuka di angkatan saya menjadi angkatan terbaik yang pernah ada. Selalu berlomba di setiap event yang ada di tingkat penggalang, lalu tak pernah pulang dengan tangan kosong bahkan menjadi juara umum di beberapa lomba.
Beranjak remaja, terlena dengan pergaulan yang ada. Masa kegagalanku terjadi di SMA. Sebagai seorang yang perfeksionis, saya mendapat ranking 2 terakhir. Semua ini karena saya terlalu menyalahkan keadaan. Bagaimana tidak? Ketika tahun pertama, aku belajar dengan kesungguhan yang ada dan kalah dengan orang pintar yang menghalalkan segala cara. Contohnya adalah menggunakan gawai ketika sedang ujian. Tapi aku tersadar, hidup ini masih panjang. Kenapa harus menyalahkan keadaan? Kenapa tidak kita yang merubah keadaan? Kalau bukan dimulai dari saya, siapa lagi? Kalau bukan saat ini, kapan lagi?
Ya, anak yang dulu manja sudah beranjak dewasa. Sudah tidak terpaku dengan cita-cita yang ada. Yang saya inginkan sekarang adalah menjadi orang yang berguna bagi semua, menggenggam dunia, dan menjadikan akhirat sebagai tujuan utama.
Comments
Post a Comment